google

Thursday, 8 December 2016

MAKALAH BAHASA LAMPUNG BUDIDAYA KACANG TANAH



BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Hemughi
Kacang tanoh jama gelagh ilmiah Arachis hypogaea merupakan tanaman polong – polongan  yang termasuk anggota family Fabaceae. Kacang tanoh hinji mengandung zatzat- yang penting bagi kesehatan tubuh. Oleh sakkan hina, kacang tanoh munih merupakan kacangkacangan- terpenting setelah kedelai. Kacang tanoh mubatin akan lemak; protein yang langgagh malahan jawoh hunjak langgagh anjak protein pada daging, tallui dan kacang soya; zat besi; vitamin E; vitamin B kompleks; vitamin A dan K; fosforus; lesitin, kolin dan kalsium.
Kacang tanoh munih mengandung saghana yang dapok mayuh ketahanan tubuh untuk mencegah papigha macom ghuyuh. Mengkonsumsi sai ons kacang tanoh lima kali seminggu dapok mencegah ghuyuh jattung. Kacang tanoh bekerja meningkatkan kedeghat kuppa jattung dan menurunkan resoki ghuyuh jattung koroner. Memakan segenggam kacang tanoh setiap ghani terutama pesakit miyoh metegh dapok membantu kekurangan zat. Selain hina lamon luwot manfaat kacang tanoh bagi kesehatan tubuh seperti membantu meningkatkan kesuburan, membantu mengatur gula ghah, membantu mencegah batu hampedu, membantu tikkat kolesterol ghenoh, dan lainlain

1.2 Alasan Pemilihan Judul
Mengingat ghanno banyaknya manfaat yang wat pada kacang tanoh, berkorelasi positif terhadap pembudidayaannya. Di Indonesia, kacang tanoh tanoh ghadu lamon dibudidayakan namun produksi komoditi kacang tanoh per hektar makkung mencapai ilis maksimum, papigha faktor penyebab terjadinya hal tersebut hahelok lain pengaruh faktor tanoh yang kasagh cadang, kurangnya ketersediaan unsur hara terutama unsur hara mikro tesok hormon pertumbuhan. Selain hina munih sakkan faktor hama dan ghuyuh tanaman, faktor iklim, tesok faktor pemeliharaan lainnya.
Oleh sakkan hina, Karya tulis hinji dibuat nyin pembaca dapok mengetahui ghappa faktor tanoh dan faktor pemeliharaan pada kacang tanoh nyin mendapat produksi komoditi secara maksimum. sekigha produksi komoditi kacang tanoh mencapai target kebutuhan, maka Indonesia mawat peghlu luwot mengimpor kacang tanoh untuk memenuhi kebutuhan akan kacang tanoh, sakkan sebenarnya lahan di Indonesia hinji padu untuk pembudidayaan kacang tanoh
1.3 Rumusan Masalah
1.      ghappa penyiapan lahan untuk kacang tanoh?
2.      ghappa pengolahahn tanoh untuk kacang tanoh?
3.      ghappa cagha pemupukan untuk meningkatkan produksi kacang tanoh?
4.      ghappa pengairan yang tepat untuk kacang tanoh?
1.4 Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui cagha penyiapan lahan untuk tanaman kacang tanoh.
2.      Untuk mengetahui cagha pengolahan lahan untuk kacang tanoh.
3.      Untuk mengetahui cagha pemupukan untuk meningkatkan produksi kacang tanoh.
4.      Untuk mengetahui cagha pengairan yang tepat.







BAB II
PEMBAHASAN


2.1 Penyiapan Lahan
Penyiapan lahan merupakan cagha untuk menyiapkan lahan yang akan digunakan ghelom proses budidaya tanaman yang meliputi kegiatan seoerti pembukaan lahan, pembuatan bedengan untuk tanaman dan pembersihan anjak gulma. Tujuan anjak penyiapan lahan hinji adalah untuk membuka dan membersihkan lahan dariberbagai tanaman yang mawat diinginkan sehingga dapok digunakan ghelom proses budidaya tanaman. sekigha pembukaan lahan mawat dilakukan maka tanaman akan terganggu ghelom proses pertumbuhannya sakkan mawat wat pengendalian gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman sakkan gulma merupakan tanaman yang mawat diinginkan tumbuh dan dapok sebagai inang anjak ghuyuh dan hama tanaman tesok dapok mengeluarkan senyawa toksin bagi tanoman.
Penyiapan lahan yang harus pandang adalah anjak tanamannya sakkan sekigha tanaman yang akan dibudidayakan sekigha terdapat gulma gemalai tanaman maka akan dapok berpengaruh ghelom proses pertumbuhan tanaman. akik anjak segi tanoh yang diperhatiakan merupakan penggunaan lahan sebulum tanaman kacang tanoh dibudidayakan sakkan sekigha lahan tersebut digunakan oleh tanaman legume lainnya maka sebaiknya dilakukan penamban saghana organic sakkan kacang tanoh hinji munih dapok berasosiasi jama mikroorganisme terutama rhizobium sp. sehingga sekigha tanaman sebelumnya adalah kedelai maka peghlu penambahan saghana organic yang dapok menyediakan tanaman semapu unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman sakkan kebutuhan unsur hara bagi tanaman memiliki perbedaan.
Teknik persiapan lahan untuk tanaman kacang tanoh dilakukan jama cagha pembersihan area yang akan ditanami oleh kacang tanoh, pencangkulan yang dilakukan dapok mencabut bakak tanaman yang mawat diinginkan (gulma) yang berada gemalai areal lahan sehingga lahan kecah anjak semapu tanaman yang mawat diinginkan dan munih pengukuran lahan yang akan digunakan sakkan dapok menghitung jemelah populasi kacang tanoh yang akan digunakan sehingga dapok menghemat dau dan munih dapok menghemat penggunaan benih kacang tanoh
2.2 Pengolahan Tanoh
Pengolahan tanoh merupakan salah sai kegiatan membalikkan tanoh jama cagha mekanik maupun manual sehingga dapok menciptakan suasana tanoh yang gembur (memiliki tekstur yang relative alus) dan memudahkan ghelom proses penanaman tanaman tesok menguraikan endapanendapan- kughah pemupukan anjak penanaman sebelumnya. Untuk kegiatan konservasi tanoh dan way dilakukan pengolahan lahan yang relative cutik atau pas jama kebutuhan anjak setiap tanaman sehingga mawat menimbulkan kerusakan bagi tanoh dan way. Tujuan anjak pengolahan tanoh hinji sebagai  penopang kehidupan tanaman yang dibudidayakan dan perbaikan sifat fisik tanoh tesok pemberantasan tanaman yang mawat diinginkan (gulma)
Manfaat anjak pengolahan tanoh hinji adalah sebagai kegiatan yang membalikkan tanoh untuk penguraiaan endapanendapan- saghana pupuk yang mawat dapok dimanfaatkan oleh tanaman sebelumnya sehingga mengurai mid udara dan dapok dimanfaatkan oleh tanaman yang akan dibudidayakan, pembersihan anjak tanaman yang mawat diinginkan (gulma) sehingga gulma tersebut dapok pegat dan tertimbun ghelom tanoh yang akhirnya dapok bermanfaat sebagai pupuk organic yang akan memperbaiki kondisi ghelom tanoh dan memudahkan ghelom proses penanaman mullan sakkan tanoh yang telah dilakukan pengolahan tanoh memiliki tekstur yang relative gembur sehingga dapok membantu tanaman ghelom proses pertumbuhan dan membantu bakak tanaman ghelom mencari way dan mineral yang dibutukkan oleh tanaman. akik untuk kerugian anjak pengolahan tanoh adalah dapok memudahkan untuk erosi sakkan perubahan tekstur sehingga tanoh mudah tererosi dan menumbuhsuburkan gulma sakkan sekigha tanoh yang lamon menumbuhkan gulma sekigha gulmanya mawat dihilangi atau dicabut maka akan tumbuh muloh sekigha langsung dibenamkan ghelom tanoh.
Untuk proses pengolahan tanoh yang harus pandang adalah tanaman yang digunakan dan sifat fisik anjak tanoh tersebut. Tanaman yang digunakan ghelom pengolahan tanoh peghlu pandang sakkan setiap tanaman untuk tumbuh dan berkembang memiliki perbedaan ghelom kedalam tanoh yang akan diolah secara mekanik contohnya gawoh pada tanaman kacang tanoh memiliki kedalam luku tanoh atau pengolahan lahan sedalam 20-30 cm. untuk sifat fisik anjak tanoh peghlu pandang sakkan pada pengolahan tanoh adalah cagha untuk membuka tanoh sekigha tanoh yang memiliki sifat fisiknya gembur maka pengolahan tanoh mawat peghlu dilakukan ataupun digunakan proses pengolahan tanoh dan sekigha tanoh memiliki sifat fisik yang ngelot maka tanoh tersebut peghlu dilakukan pengolahan tanoh.
Macam-macam anjak pengolahan tanoh dapok dibagi menjadi 2 yaitu Pengolahan tanoh ghelom ujud larikan memotong lereng atau jama mencangkul sepanjang larikan untuk memudahkan penanaman dan tanpa olah tanoh adalah sistem di mana permukaan tanoh gelung dibersihkan anjak gulma wawai secara manual maupun jama menggunakan herbisida. Untuk pengolahan tanoh ghelom ujud larikan memotong tersebut dapok didasarkan kedalaman way tanag yang terdapat dilom tanoh yaitu terdapat sumber way yang ghelom biasanya hal tersebut dilakukan pada tanoh keghing yang sulit mendapatkan way tanoh yang gelung mengandalkan teghai yang bertujuan untuk menampung way sebanyak munggkin didaerah sekitar bedengan atau areal penanaman akik untuk tanpa olah tanoh digunakan berdasarkan kedalam way yang wat sakkan sisitem olah tanoh hinji berada pada lahan yang melimpah way seperti tanoh gambut.
Pada tanaman kacang tanoh dilakukan pengolahan tanoh jama kedalam 20-30 cm untuk mendukung pertumbuhan optimum kacang tanoh yang menggunakan sistem bedengan jama ukuran bedengan 10-20 m atau dapok munih 2-10 m. Untuk tanaman kacang tanoh pengolahan tanoh dilakukan jama cagha manual seperti pencangkulan jama menggunakan tenaga manusia. Untuk penggunaan tenaga mesin mawat dilakukan sakkan dapok menimbulkan dampak negative pada tanoh terutama sifat fisik seperti kadagh way tanoh, Bulk Density, dan ketahanan tanoh ghelom penetrasi anjak luar akik pada kacang tanoh dapok berakibat jemelah polong kasagh cutik, dan sedogh polong kasagh happing.
2.3 Pemupukan
Pemupukan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menambah kebutuhan unsur hara ghelom tanoh jama cagha pengeni senyawa anjak luar sehingga dapok memenuhi kebutuhan unsur hara bagi tanaman dan meningkatkan produksi tanaman tersebut. Pemupukan dapok dibagi menjadi 2 macom jenis menurut pembentukannya yaitu pupuk organic dan pupuk anorganik (Nurwardani, 2008). Nurtisi merupakan komponen atau subtansi wawai organic maupun anorganik yang dibutuhkan oleh organisme untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh tanaman tersebut. Pupuk organic merupakan pupuk yang berasal anjak sisasisa- tanaman atau organisme lain yang pegat yang mengalami proses dekomposisi oleh bantuan mikroorganisme. Pupuk anorganik merupakan pupuk yang dihasilkan anjak proses senyawa kimia buatan manusia yang ganta lamon digunakan oleh petani. Tujuan pemupukan yaitu menambah kandungan unsur hara yang wat ghelom tanoh pas kebutuhan tanaman untuk tumbuh dan berkembang sehingga dapok meningkatkan produksi tanaman tersebut.
Pemupukan memiliki papigha manfaat dan kerugian. Manfaat anjak pemupukan adalah meningkatkan ketersediaan unsur hara yang wat ghelom tanoh, dapok memperbaiki sifat kimia dan fisik tanoh, sebagai saghana kanikan bagi mikroorganisme tanoh dan lainlain-. Untuk kerugian anjak pemupukan yaitu dapok bersifat pakom bagi tanaman sakkan kelebihan pupuk yang digunakan, menghasilkan senyawa yang mawat dapok digunakan oleh tanaman dan lainlain.
Usaha ghelom meningkatkan produksi tanaman salah satunya jama cagha pemupukan untuk menambahkan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Faktor-faktor yang peghlu pandang ghelom proses pemupukan adalah faktor iklim, tanaman dan sifat tanoh yang akan dipupuk. Faktor iklim yang peghlu pandang adalah cughah teghai sakkan cughah teghai hinji menentukan kebutuhan pupuk yang akan kughuk dan dapok terserap oleh tanoh tesok digunakan oleh tanaman ghelom proses pertumbuhannya. Faktor tanaman peghlu ngepenyelok ghusus sakkan pada hakikatnya kebutuhan pupuk pada setiap tanaman nyumang sehingga dapok menentukan efisiensi dau dan kebutuhan pupuk ghelom sai hektar pertanaman. Faktor tanoh munih dapok menentukan kebutuhan pupuk yang digunakan sekigha tanoh yang memiliki jenis lamon mengandung unsur hara maka pemupukan mawat disarankan sakkan sekigha ditambahkan pupuk maka akan bersifat pakom bagi tanaman yang akan dibudidayakan dan sebalikknya begitu
Cagha pemupukan dibagi menjadi 2 dilihat anjak cagha inputnya yaitu cagha pemupukan liwat bakak dan cagha pemupukan liwat bulung. Untuk cagha pemupukan liwat bakak merupakan salah sai kegiatan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara bagi tanaman melalui bakak yang wat ghelom tanoh. cagha hinji dapok dibagi sebagai berikut: disebar (broad casting), ditempatkan di hahelok larikan atau barisan, ditempatkan ghelom chawong. akik untuk cagha pemupukan liwat bulung merupakan cagha penambahan nutrisi bagi tanaman yang dibutuhkan oleh tanaman melalui bulung tanaman yang diserap oleh poripori- bulung tersebutUntuk.
 tanaman kacang tanoh awal ghelom budidaya tanaman hinji dilakukan pengapuran. Pengapuran dilakukan terhadap tanohtanoh- yang memiliki pH yang ghenoh. Pengapuran hinji dilakukan untuk menaikkan pH tanoh, terutama pada lahan yang bersifat pandong masam, peghlu dilakukan pengapuran. Dosis yang jamak digunakan untuk pengapuran pada saat pembajakan adalah 1-2,5 ton/ha dicampurkan dan diaduk antak samakhata. Pengapuran hinji sebaiknya dilakukan 1 bulan sebelum tanom.
Pemupukan pada tanaman kacang tanoh hinji digunakan jenis dan dosis pupuk setiap hektar yang dianjurkan adalah Urea=60-90 kg ditambah TSP = 60=90 kg ditambah KCl= 50 kg. Semua dosis pupuk diberikan pada saat tanom. Pupuk dimasukkan di kanan dan kighi chawong tugal dan tugal dibuat kira-kira 3 cm (Batavia, reload, 2012).

2.4 Pengwayan
Pengwaian merupakan salah sai kegiatan ghelom produksi tanaman yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan way bagi tanaman sakkan way merupakan salah sai sumber kehidupan yang penting bagi setiap maghluk hughik. Setiap tubuh maghluk hughik 80% disusun oleh way. ghelom pertanian pengairan digunakan untuk membantu pupuk lipugh dan berubah menjadi ion yang dapok dimanfaatkan oleh tanaman dan membantu tanaman ghelom semapu proses ghelom tubuh tanaman tersebut.
Pengawayan yang dilakukan oleh para petani memiliki papigha manfaat seperti memudahkan pupuk yang digunakan lipugh dan hak digunakan oleh tanaman, membantu proses metabolisme ghelom tubuh tanaman dan lain-lain (Santoso dkk, 2007). akik untuk kerugian anjak pengairan yaitu dapok membusukkan bakak tanaman sakkan kelebihan way dan proses metabolisme ghelom tubuh tanaman terhenti sakkan semua metabolisme ghelom tanaman dibantu oleh way sekigha terhenti maka tanaman dapok layu dan pertumbuhannya dapok terganggu
Faktor yang mempengaruhi ghelom proses pengairan adalah faktor iklim, faktor tanaman dan faktor sifat tanoh atau lahan. Faktor iklim pada proses pengairan pandong berpengaruh terutama cughah teghai dan intensitas mataghani. cughah teghai yang langgagh memiliki ketersedian way yang langgagh akik cughah teghai yang hunjak ghenoh mempengaruhi ketersediaan way ghelom tanoh. Untuk intensitas mataghani berpengaruh ghelom hal evaporasi anjak ghelom tanoh sakkan intensitas yang langgagh sehingga kala intensita langgagh maka akan meningkatkan evaporasi ghelom tanoh. Faktor tanaman munih dapok berpengaruh ghelom pengairan bagi tanaman, wat tanaman yang mawat ketong terhadap way da nada munih tanaman yang ketong terhadap way maka sekigha tanaman tersebut mawat digenangi akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman tersebut. Faktor tanoh berpengaruh terhadap ketersediaan way ghelom tanoh dan daya ikok tanoh terhadap air.
Ghelom pengairan tanaman ghelom membantu produksi tanaman dilakukan bermacam-macam yang dapok dijelaskan sebagai berikut:

1. Irigasi permukaan
Irigasi permukaan merupakan irigasi yang umu dilakukan oleh para petani yang mengandalkan alighan gravitasi. payu irigasi hinji dilakukan secara pulimban pada lahan persawahan. Irigasi permukaan dapok dibagi papigha jenis sebagai berikut:
a.       Irigasi genangan
Irigasi senap dapok dicirikn jama adanya petak sabah yang dilengkapi oleh saluran irigasi yang dibedakan oleh papigha sistem yaitu alighan terusmenerus- dan alighan terputus-putus
b.      Irigasi alur
Irigasi hinji dicirikan sebagai adanya saluran irigasi yang tedapat gundukan diantara saluraan irigasi yang lainnya. alugh anjak sistem irigasi hinji dialirkan way kedalam saluran yang telah dibuat berharap nyin way meresap kedalam gundukan dn membasahi daerah perakaran
c.       Irigasi surjan
Irigasi surjan hinji dicirikan terdapat gundukan yang lebar akik alurnya pesai munih lebar dan pada gundukannya diusahakan untuk tanaman palawija akik pada alurnya diusahakan tanaman paghi sawah
2. Irigasi curah
Pada irigasi hinji umumnya menggunakan sumber tenaga kuppa untuk sulang tetesan atau semprotan yang menyerupai tetesan way teghai mid lahan pertanian. Selain sisitem hinji berguna sebagai sistem irigasi munih dapok berfungsi sebagai pencegahan pembekuan (untuk daerah suhu ghenoh) dan mengurangi terjadinya erosi tesok dapok dipergunakan untuk pemupukan.
3. Irigasi tetes
Sistem irigasi hinji didefinisikan sebagai suatu sistem untuk memasok way dan unsur hara yang tersaring kedalam tanoh melalui suatu pemancar untuk memenuhi kebutuhan way dan hara bagi tanaman yang dibudidayakan.
4. Hidroponik
Hidroponik pada saat hinji lamon dikembangkan kidang pagun lamon munih yang makkung dikembangkan sakkan dau yang digunakan kahut. Hidroponik merupakan pengrjaan atau pengelolaan way sebagai media tumbuh tanaman dan ghang mengambil unsur hara yang dibudidayakan tanpa menggunakan tanoh sebagai tepat tumbuh tegaknya tanaman (Kusuma, dkk, 2010)
Pengwayan ghelom proses pertumbuhan kacang tanoh digunakan sistem irigasi permukaan jama tipe alugh sakkan tanaman kacang tanoh hinji merupakan tanaman yang memiliki perakaran yang anggal dan selalu menginginkan tanoh yang lembab. Tanaman kacang tanoh membutuhkan way pada saat berumur 3 ahad. Pengairan dilakukan jama frekuensi yang berbedabeda- pada saat usim teghai dan usim kemaghau. Pada saat usim kemaghau digunakan pengairan jama frekuensi 6-8- kali kidang pada saat usim kemaghau munih disesuaikan oleh jama banyaknya teghai yang turun. Pengairan terhadap bedengan tanaman kacang tanoh dapok dilakukan pada saat pagi ghani sekitar jam 6 sappai jam 8 pagi ghani atau dilakukan pada setelah jam 15 sore
2.5 Konservasi tanoh dan Way
Penggunaan lahan pertanian saat hinji di Indonesia memiliki menemui semapu halangan ghelom melakukan oeningkatan produksi tanaman terutama kacang tanoh. Peningkatan produksi kacang tanoh saat hinji mawat seperti api yang diharapkan oleh para petani sakkan papigha faktor terutama faktor tanoh dan way yang digunakan ghelom penaman kacang tanoh saat hinji. Faktor tanoh dan way hinji memiliki peran yang penting ghelom proses produksi tanaman sakkan saat hinji tanoh yang digunakan lahan pertanian kasagh cutik sakkan perluasan lahan untuk pemukiman penduduk yang menggunakan lahanlahan- yang produktif untuk pertanian sehingga petani diharapkan nubal ghelom mengolah lahan pertanian yang kughang produktif seperti lahan keghing atau lahan marginal lainnya. Pada kacang tanoh penanaman dilahan gitcing merupakan salah sai resiko yang dihadapi petani untuk meningkatkan produksi tanaman hinji. Penanaman yang dilakukan petani untuk kacang tanoh dapok dilakukan jama sistem lughung yang sehingga dapok menahan erosi yang diakibatkan oleh way teghai yang tiyak. Sistem hinji digunakan pada lahan gitcing jama kemiringan 8% sappai jama 11% jama menggunakan sistem tumpang sari jama tanaman pokok lainnya. Tanaman yang ditanam pada lorongg digunakan tanaman tahunan seperti sengon, lamtoro dan lainlain- yang bertujuan untuk menahan way sakkan memiliki perakaran yang kuat sehingga nubal mengikat way ghelom jemelah yang lamon.



BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Anjak pembahasan tentang budidaya tanaman kacang tanoh anjak segi persiapan lahan, pengolahan tanoh, pemupukan dan perairan dapok diambil kesimpulan sebagai berikut:
Pada persiapan lahan dilakukan jama menggunakan pekakas maupun jama menggunakan tenaga mekanik dikedou awal penyiapan lahan menghilangkan gulma anjak areal pertanaman munih dapok dilakukan pembenaman gulma kedalam tanoh sebagai pupuk hijau.
Pengolahan tanoh pada setiap tanaman berbedabeda- tergantung pada jenis tanahnya wat yang dilakukan jama pengolahan tanoh dan wat munih tanpa olah tanoh. Pengolahan tanoh bertujuan untuk membalik tanoh nyin endapanendapan- unsur hara dapok digunakan oleh tanaman. Untuk kacang tanoh pengolahan tanoh ghesok kali menggunakan tenaga mekanik seperti traktor kidang hal tersebut dapok menurunkan ilis produksi.
Pemupukan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Pada tanaman kacang tanoh pengeni pupuk dilakukan jama cagha penyebaran pupuk di permukaan tanoh atau bedengan
Pengairan dilakukan untuk mensuplai kebutuhan way bagi tanaman. way memiliki manfaat yang ngagak wawai untuk tanaman maupun tanoh. Pada tanaman kacang tanoh pengairan dilakukan jama irigasi permukaan jama tipe galengan.
3.2 Anjur
Disarankan bagi petani, sekigha meghetok memperoleh ilis yang wawai anjak budidaya kacang tanoh,  maka hal  mendasar yang harus pandang adalah pada saat perawatan, sekigha
 meghetok menanam kacang tanoh sebaiknya menggunakan tanoh berhumus nyin dapok menghasilkan kualitas yang wawai.


ARTIKEL INI SAYA BUAT BERDASARKAN TERJEMAHAN DARI SOFTWARE KAMUS SIGER TRANSLATOR. SAYA MOHON MAAF KEPADA SEMUA PIHAK JIKA ADA KESALAHAN SAYA DALAM PENERJEMAHAN. KRITIK DAN SARAN SANGAT SAYA HARAPKAN UNTUK MENJADI LEBIH BAIK. SILAHKAN KOMENTAR UNTUK KEMAUAN KITA BERSAMA...




 
DAPTAGH PUSTAKA


AAK. 1999. Kacang Tanah. Yogyakarta: Kanisius.


Iqbal, dkk. 2010. Pengaruh Lintasan Traktor dan Pemberian Bahan Organik Terhadap Pemadatan Tanah dan Keragaan Tanaman Kacang Tanah. Prosiding Seminar Nasianal Teknik Pertanian: 1-10

Hidayat, dkk. 2004. Analisis Pengembangan Lahan Untuk Tanaman Kacang Tanah di Jawa Barat dari Data Landsat Dengan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Ciltra Digital 1(1): 46-50.

Kusuma, dkk. 2010. Pengaruh Pupuk Hyponex, Vitabloom dan Grandasil D Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Varietas Mutiara Dengan Teknik Hidroponik  Irigasi Tetes. Bioprospek 7(2): 1-9.

Muzakki. 2010. http://dhomoenhacqbaghanbatoe.blogspot.com/. Diakses pada tanggal 01 Februari 2013.

Nurwardani. 2008. Teknik Pembibitan Tanaman dan Produksi Benih Jilid 1 Untuk SMK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

Pitojo. 2010. Benih Kacang Tanah. Yogyakarta: Kanisius.

Prabowo. 2011. http://teknis-budidaya.blogspot.com/2007/10/budidaya-kacang-tanah.html. Diakses pada tanggal 02 Februari 2013.

Santoso, dkk. 2007. Pengaruh pH dan Konsentrasi CaCl2 Terhadap Kemampuan Tanah Mineral Masam Dalam Menjerap Fosfat (The Effect Of Ph and Cacl2 Concentrations On The Ability Of Acid Mineral Soil To Absorb Phosphate). Sains dan Terapan Kimia 1(2): 69 – 75.
http://semuatentangpertanian.blogspot.co.id/2013/05/makalah-kacang-tanah.html
 

No comments:

Post a Comment